Rabu, 17 Februari 2016

KERAP KECELAKAAN AKIBAT JALAN KADIPATEN RUSAK PARAH




POLRES MAJALENGKA - Kerusakan ruas jalan antara Kadipaten, Majalengka - Cirebon kerap kali menyebabkan kecelakaan lalulintas di ruas penghubung antara Kadipaten - Jatiwangi. Kecelakaan kebanyakan menimpa pengendara sepeda motor yang terjerembab ke lubang jalan.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Majalengka AKP IIM ABDUROCHIM menyikapi rusaknya ruas jalan di wilayah itu. “Data persis mengenai angka kecelakaan memang tidak ada, karena kecelakaan tunggal dan luka ringan jarang melapor secara resmi ke kepolisian, namun kami memperoleh informasi bahwa kecelakaan di ruas jalan utama Kadipaten-Jatiwangi sering terjadi. Kebanyakan menimpa (pengendara) sepeda motor,” ungkap Kasat Lantas.

Lubang jalan menurut Iim terjadi di setiap titik, terutama di bagian pinggir kanan dan kiri jalan. Kerusakan itu diduga akibat beban berat kendaraan diperparah oleh curah hujan yang cukup tinggi, sehingga aspal mudah mengelupas.

“Coba di seberang Mapolsek Kadipaten sudah ada warga yang tanam pohon pisang di sana. Itu bentuk kekecewaan warga atas kerusakan jalan,” kata Kasat Lantas Polres Majalengka.

Saat hujan turun, menurut Iim, air melimpah ke jalan raya sehingga lubang jalan tertutup air. Tak jarang ban kendaraan terjebak masuk ke kubangan jalan, saat itulah kecelakaan kendaraan kerap terjadi.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas menurut Iim, pihaknya sudah menyebarkan informasi baik melalui media sosial, radio dan imbauan yang dilakukan petugas lalulintas yang ada di jalan raya untuk berhati-hati saat melintasi ruas jalan nasional terutama antara Kadipaten - Jatiwangi.

“Kerusakan jalan antara Kadipaten-Jatiwangi ini paling parah dibandingkan wilayah lainnya di Jalan Nasional antara Cirebon-Kadipaten. Makanya penguna jalan harus ekstra hati-hati terutama saat hujan turun karena lubang tertutup air,” ungkap Kasat Lantas Polres Majalengka AKP IIM ABDUROCHIM. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar